Showing posts with label Live. Show all posts
Showing posts with label Live. Show all posts

Thursday, February 18, 2010

Apakah Kamu Suka Basket?

    Ah tidak terasa sudah lama juga sejak terakhir kali saya membuat sebuah tulisan. Ya t-u-l-i-s-a-n entah cerpen, prosa, sajak atau sekedar menumpahkan apa yang melintas di kepala.Beberapa hari kemarin, hujan selalu turun mengguyur dengan derasnya. Bisa dibilang beberapa hari kemarin itu saya masih sedikit santai, karena belum memasuki "medan perang" mengerjakan Tugas Akhir.

    Karena tumpahan air dari langit, saya kembali tertahan di rumah tanpa ada aktifitas berarti untuk dikerjakan. Iseng - iseng saya melihat ke dalam kerdus di kamar saya, berisi kumpulan buku, majalah, dan komik. Ketika sedang memilih buku yang akan menjadi santapan di siang itu, pandangan saya tertambat pada seonggok komik Slam Dunk. Komik lama karya Takehiko Inoue. Saya mengoleksi komik itu sejak sma, dimana kala itu saya sedang gemar - gemarnya berkecimpung di ekskul basket di sekolah. Kembali membaca komik tersebut membangkitkan memori lama baik itu mengenai para tokoh di dalamnya (Masih ingat dengan Sakuragi, Rukawa, Akagi, Mitsui, Miyagi, Sendoh, Maki, Uozumi, Haruko, Sawakita?) Cerita nya yang seru dengan dibumbui humor selalu dapat membuat saya tertawa sendirian layaknya orang gila, juga memunculkan kembali setiap kenangan ketika bermain basket di sma.

    Dulu dalam hal bola basket SMA saya merupakan salah satu sma yang diperhitungkan dengan tim kami yang dapat dibilang kuat. Selama 3 tahun bergumul dengan bola basket banyak hal yang saya dapat. Teman - teman baru, ilmu baru, sorak - sorai penonton, dan tak jarang cacian dari pihak lawan. Tim kami merupakan tim terkuat di kota kami, ehm... maaf SMA 3 cimahi dan STM Pembangunan.. Kamilah yang terkuat!..hehe
    Jamur, Windy(Gori), Rey, Ryan(odeng), Galih, Iqbal(Cumi), Aulia, Nunu, Munthe, Gesti, Echa, Nanun, Riswan, Sigit(Popy), Reza, Afriza, Tori, Deden, Dwi... Itulah deretan nama - nama siswa kelas 3 & 2 yang sering menghabiskan waktu di sore hari, setiap senin-rabu-jumat.. dan minggu pagi berkeringat bersama saya. Dan ketika masa - masa itu, hujan pula lah yang mematahkan semangat kita untuk berlatih di sore hari (dan ngeceng adik kelas tentunya...hehe). Jika ada turnamen yang akan kita ikuti, tidak hanya semangat untuk bermain basket yang muncul, tapi kesempatan untuk bolos dengan berdalih menggunakan surat dispen karena ada pertandingan basket yang harus diikuti. Banyak pelatih yang sudah kita cicipi, dari mulai Bang Adi, duet galak Mas Doyok dan bang Hendra (hehe.. maaf), Pak Ahmad (yang katanya, based on the book) sampai terakhir kita dilatih oleh Abed Nego S.H.(Tentunya kalian tahu apa kepanjangan dari S.H dibelakang namanya... Karena seingat saya si abang tidak kuliah di jurusan hukum)

    Bang Abed masuk melatih ketika kita akan meninggalkan status sebagai siswa kelas 2. Latihan intensif menjelang liburan kenaikan kelas, dan hasilnya kita menjadi juara 1 di turnamen pertama bersama bang Abed!!! Tentunya kalian masih ingat ketika pagi - pagi menyewa angkot dengan sopir yang gaol itu. Pertama kali merasakan tophy juara yang ukurannya cukup tinggi. Di malam penganugerahan piala kita diundang makan - makan ke STT Tekstil. Berangkat mengendarai mobil si Aul, tapi pulang kembali menyewa angkot, karena mobilnya mogok! :D Dan kita semua lengkap 1 tim menginap di rumah saya, berdesakan 12 orang tidur di kamar saya.... Wow, mungkin itulah yang membuat kita semua akrab.

    Aaah.... sekarang 5 tahun sudah berlalu.. Hey teman apakah kaki kalian masih sanggup melompat? Apakah kalian masih menghafal pola serang 1,2,3,4 yang kita pakai dulu? Apakah kalian masih sanggup melakukan pose "Tembok Derita" selama 15 menit?

Apakah kalian suka basket?
Ya, Saya menyukainya.


Friday, January 15, 2010

23

I was having this awful nightmare that I was 23. And then I woke up and I was 13. So relieved. And then I woke up for real, and I was 23....

Sunday, January 10, 2010

Marilyn gets Evan


Rocker nyentrik Marilyn Manson akhirnya bertunangan dengan ...... Evan Rachel Wood! Wow... Akhirnya setelah melewati fase kenalan - pedekate - pacaran - putus - sambung - putus - sambung - Tunangan! Sebelumnya MM sempat menikah dengan penari Dita Von Tesse. Menurut berita dari si mas wartawan, Bang Manson melamar mbak Evan di kota Paris. Dan bang Manson berujar :

"Saya ingin menjadi yang terbaik sesuai dengan jalan saya, saya pikir itu akan terjadi karena saya kembali dengan Evan,"

Mereka bersatu layaknya cerita Beauty and The Beast... Tapi bedanya "beast" yang ini KEREN.

Monday, December 21, 2009

Au revoir Brittany...


Brittany Murphy diberitakan meninggal pada tgl 20 kemarin di usia 32 tahun... Saya mengenalnya (atau lebih tepatnya menyaksikan aksinya) saat pertama kali yaitu ketika menonton film 8 Mile yang juga dibintangi oleh Eminem. Kemudian terpesona dengan kecantikan dan tentunya kemolekan tubuhnya di Just Married bersama Ashton Kutcher..

Monday, December 14, 2009

Mempertanyakan Pertanyaan

Manusia selalu mempertanyakan segala sesuatu yang mengganjal di pikiran. Dari mulai hal yang sepele seperti mengapa rasa kopi pagi ini lebih pahit dari biasanya sampai kepada hal yang berat mengenai keadaan negara dibawah pemerintahan yang sekarang. Sebuah pertanyaan timbul untuk mempertanyakan jawaban, mencuat ke permukaan dari balik alam pikiran terdalam di kepala dan hati manusia, dan jika jawaban itu belum cukup maka akan segera timbul pertanyaan - pertanyaan lainnya yang menyusul.

Manusia bertanya kepada apa saja. Kepada sesama manusia, kepada media komunikasi, kepada binatang, tumbuhan, dan juga kepada alam. Manusia juga seringkali mempertanyakan mengenai nasibnya kepada sosok yang dianggap Tuhan oleh masing - masing mereka. Manusia akan bertanya kepada Tuhan jika nasibnya kurang baik, tetapi terkadang lupa kepada Tuhan jika sedang mengalami nasib yang baik.

Jawaban seperti apa yang dapat memuaskan? Apa yang ingin di dengar? Hanya kita sendiri yang dapat mengetahui tolak ukur kadar jawaban yang pas untuk pertanyaan - pertanyaan kita. Tapi terkadang dalam dunia ini terdapat pertanyaan yang tidak memiliki jawaban.

Thursday, September 10, 2009

Malu!

Ini merupakan kelanjutan dari cerita ospek. Saya memang mahasiswa tingkat akhir, tapi nasib saya berbeda dengan mayoritas rekan seangkatan yang sudh mulai disibukkan dengan bimbingan tugas akhir. Yah tentu saja nasib mereka yang sedang dipusingkn mencari judul TA tidak seberuntung saya yang masih dapat bermain - main dan berkarya lebih lama di kampus.. Hahahaha... Ya kalian benar, kuliah saya ngaret! Tapi sudahlah, tidak perlu dibahas mengapa kuliah saya bisa ngaret...

Ini mengenai mata kuliah yang saya ambil semester ini yaitu Ilmu Budaya Sunda. Setelah melihat jadwal ternyata kuliah tersebut masuk jam 8 pagi...! Sial.... Waktu hibernasi saya terganggu. Pagi - pagi berangkat ke kampus, nyari kelas... dan ternyta saya sekelas dengan para mahasiswa angkata '09 yang baru saja minggu sebelumnya saya ospek! Bagaikan masuk ke sarang musuh, ketika melangkahkan kaki ke dalam kelas yang sudah penuh beberapa oknum menertawakan saya.. dan ada yang berujar..

"Waaah swasta..... Ayo diobok - obok...!"

FYI diobok - obok merupakan salah satu kejahilan yang dilakukan oleh team swasta kepada mereka ketika ospek. Alangkah malunya saya pagi itu karena mengulang mata kuliah dasar yang mengahruskan saya sekelas dengan para mahasiswa baru. Tapi untunglah karena ketika ospek saya tidak dikenal sebagai senior yang galak & rese (pastinya) saya cepat akrab dengan mereka dan dengan mudah membaur.

Wednesday, September 2, 2009

Ospek di Pos Swasta

Yeah... tahun ini kami para mahasiswa angkatan 2005 akhirnya mendapat label SWASTA pada saat ospek. Sayangnya hari itu hanya beberapa teman saya yang dapat hadir, yang lainnya sedang berhalangan (katanya). Dan saya mendapat tugas bertindak sebagai Koordinator Swasta... Yeahh... Yup fyi tingkatan swasta itu berada di atas panitia ospek dan juga diatas bagian TaTib (tata tertib), jadi kami dapat berlaku seenak udel terhadap anak orang yang baru masuk menjadi mahasiswa baru di kampus, seperti diantaranya memarahi, menjahili, mengusili, mencabuli... Ups yg terakhir hanya bercanda...

Saya menuntut ilmu di Universitas Pasundan, Bandung jurusan Desain Komunikasi Visual, dan inilah rekaman beberapa peristiwa pada hari minggu kemarin.
(walaupun sedang dalam bulan puasa, kegiatan ospek tetap berlangsung joy!)


Odong - Odong versi Tim Swasta :
Seorang berlagak mendayuh odong - odong sambil berdendang, sementara dua orang temannya "menggeol" tubuh mereka, especially their asses..


Flying Fox :
Kami membuat sebuah Flying Fox alakadarnya, setiap mahasiswa baru harus bergelayut di Flying fox yang rendah dengan berteriak "Aaaaaa....Aku senang...!!!"




Berpose bersama dengan para korban (kelompok pertama)


Kami, para swasta (saya yang paling kanan, menopang tangan pada kaki, kaki pada kursi)

Gempa....!!!

Well... Mungkin akan terbaca (karena blog ini dibaca, bukan di dengar) menjadi sesuatu yang sedang happening akhir - akhir ini. Saya akan membahas mengenai rincian kejadian saat gempa berlangsung di tempat saya sedang terdampar sore tadi pada hari rabu 2 september. Dan beginilah ceritanya...

Saya sedang berkunjung ke rumah seorang karib sejak sma yaitu si Jamur, dan ketika saya tiba disana sudah ada si Homo (itu nama bekennya). Siang itu si Homo sedang menonton film Nights in Rodanthe, dan saya SANGAT tidak tertarik karena sudah 2 kali menonton film itu. Setelah membaca beberapa halaman majalah cutting edge bandung, saya pun terlelap sembari menanti bedug maghrib.

Tiba - tiba ketika saya sedang asik bermimpi, entah apa yang sedang saya mimpikan. Saya terbangun karena Jamur mengguncang badan saya yang sedang terlelap di kasurnya, sama seperti gempa yang sedang mengguncang pada sore itu. Kami bertiga segera berlari keluar rumah, dan tentu saja saya berlari sempoyongan karena sedang asik terlelap dibangunkan tiba - tiba. Ternyata diluar sudah banyak keluarga si Jamur dan beberapa tetangga yang juga berada diluar... seorang ibu - ibu berteriak secara konstan

"Allahuakbaaarr................. Allahuakbaaarrrrr........"

Memberi kesan mencekam pada sore itu. Dan untuk beberapa saat si gempa masih betah menggoyang bumi. Setiap orang yang berada di lokasi saya berada sepertinya benar - benar diliputi rasa takut dan tanda tanya di dahi mereka... dari mana gempa ini..???

Eng... ing.. eng... Dalam pikiran saya segera terlintas sesuatu yang hebat, sesuatu yang selama ini hanya saya lihat di dalam film - film bertema disaster. Seperti isi kepala saya berikut ini kala itu...

"Wow..... gila, jadi ini ya rasanya digoyang gempa....!, keren juga nih..!!"

Tentunya pemikiran saya itu tidak saya ucapkan melalui mulut karena saya yakin sekali akan menimbulkan kemarahan warga dan sikap skeptis yang langsung mengarah kepada saya. Saya sangat menyukai film bertema disaster ataupun sci - fi yang dipenuhi dengan spesial efek yang edan.

Ketika gempa sudah berlalu kami bertiga kembali masuk ke dalam kamar, mendadak menjadi gelap karena langit menjadi mendung. Muncul kembali pemikiran aneh saya..

"Wew... apalagi nih..? Jangan - jangan dilangit sedang ada piring terbang yang mengambang!"

Dan tentu saja tidak ada benda terbang dari luar angkasa yang berniat menyerang bumi sore itu... Sayang sekali.... dan si Jamur pun hanya tertawa, karena sebelumnya saya sempat berujar..

"Wah... Jangan - jangan kita diserang alien nih mur...!"

Monday, August 31, 2009

Garpitus Sudah Tamat

Ya... Kalian tidak salah membaca judul, band saya... Garpitus akhirnya setelah melewati berbagai gigs dan mengeluarkan beberapa single serta merchandise menamatkan karir pada pertengahan bulan Ramadan 2009.

We had a lot of fun, but there's too much chaos in this band.

Masing - masing personil akan tetap berteman, tetap bersenang - senang, tetap berkeringat dengan melakukan hal yang kami cintai... Tetap bermain musik. Terimakasih kepada siapa saja yang telah mendukung dan membantu kami selama menjalankan band tersebut.

Note ini saya buat agar kalian yang membaca mengingat bahwa di kota Bandung pernah ada band Chaotic - eksperimental yang bernama GARPITUS.


Wednesday, August 19, 2009

Cerita si Malam

Malam.... Gelap... Kenapa malam hari gelap? Kata guru IPA karena pada malam hari si matahari sedang menghadap ke belahan bumi yang lain. Belahan Bumi yang gelap akan mendapat sedikit cahaya dari Bulan, dan itu pun sedikit pantulan yang diberikan oleh si Matahari, untunglah si Matahari tidak begitu pelit. Itupun kalau si Matahari sedang baik memperbolehkan cahayanya sedikit terpantul ke Bulan, dan itu juga kalau awan - awan tidak sedang berkeliaran dan menutupi pantulan cahaya yang jatuh ke Bumi. Ah kenapa jadi sok ilmiah gini..

Kata si Tasya dan mas Duta kita jangan takut akan gelap, karena gelap melindungi diri kita dari kelelahan. Ah... Iya gitu? Teman saya tuh si Iskandar suka bermain futsal pada malam hari, tetap saja dia selalu merasa kelelahan sehabis bermain futsal. Tukang nasi goreng keliling di komplek saya juga pasti selalu merasa kelelahan setiap mendorong gerobaknya di tanjakan dekat rumah saya. Ahh si Tasya bohong ... Mas Duta juga bohong ah.. Kata guru ngaji saya, bohong itu dosa lho... Tapi biarlah toh yang dosa kan si Tasya dan mas Duta, bukan saya karena saya sedang tidak berbohong.

Malam ada untuk mempersilakan kita beristirahat. Tapi saya kira beraktifitas pada malam hari terasa jauh lebih menyenangkan. Seperti membaca buku pada tengah malam, sunyi sepi jadi enak karena 'ga keganggu sama suara kendaraan yang berisik diluar rumah. Begitu juga dengan berkegiatan menggambar atau menonton film yang biasa saya lakukan pada tengah malam, lebih damai karena ya itu tadi suasananya 'ga berisik.

Karena sering beraktifitas pada malam hari jadi bisa disamakan dengan para
"makhluk malam" yang biasa beraktifitas pada malam hari. Itu lho gembong tikus di gudang saya suka berisik gitu kalau sudah malam. Dan jangan lupa diluar sana juga banyak sekali para 'nocturnal' atau makhluk malam yang sibuk mencari mangsa... Eh mencari nafkah pada malam hari.

Jadi anda - anda sekalian termasuk ke dalam golongan yang mana? Lebih aktif pada siang hari atau malam hari...?

Monday, August 17, 2009

Lollypop Berwarna Hijau

Si Motd baru saja membeli sebuah permen lollypop yang berwarna hijau. Ini yang kesekian kalinya dia memilih warna hijau, entah kenapa tetapi saat akan menjatuhkan pilihan kepada warna atau rasa yang lain selalu teralihkan perhatian pada si lolly hijau.

Pernah si Motd mencoba rasa yang lain, seperti ketika sedang berada di kampus dia membeli 3 buah lollypop. 1 diberikan kepada temannya yang bernama si Amon. Lolly yang berada di genggaman si Motd berwarna hijau dan cokelat kemudian keduanya dimasukkan kedalam saku kemeja flanel. Si Motd meraih salah satu permen tanpa melihat warnanya, dia tidak ingin bersikap subjektif terhadap 2 buah permen yang sedang bersarang di saku kemejanya. Setelah mengambil sebuah permen, di buka kemasannya, lalu segera memasukkan ke dalam mulut. Setelah dikulum di dalam mulut, Hmm...... Tidak begitu enak, pikir si Motd. Ternyata setelah dikeluarkan dari mulut permen itu berwarna cokelat, yang tentu saja rasanya pun cokelat. Rasa cokelat yang diharapkan tidak begitu terasa, seperti kurang esensi cokelat pada permen itu. Yah apa yang dapat diharapkan dari permen lolly yang hanya
seharga Rp.500,-.

Tidak lama setelah permen cokelat tadi habis (cepat habis karena dikunyah) si Motd pun mengambil permen kedua dan yang terakhir di sakunya, karena memang sedari tadi permen tersebut hanya berduaan saja di dalam saku. Yap itu adalah permen berwarna hijau, yang kalau tidak salah ingat permen itu rasa buah melon. Permen yang satu ini terasa begitu nikmat di dalam mulut. sebenarnya kandungan rasa yang dimiliki oleh permen tersebut biasa - biasa saja, tapi si Motd selalu memilih permen berwarna hijau karena mengingatkannya kepada seseorang. Seseorang yang dulu pada suatu hari pernah diberikan permen berwarna hijau olehnya. Orang itu menyukai warna hijau karena katanya warna hijau terlihat sejuk. Mendramatisir keadaan hanya karena sebuah pengalaman kecil yang selalu terekam dalam ingatan si Motd.

Ahhh... Sial pikir si Motd, kenapa secara tidak langsung selalu tertarik kepada sesuatu yang berwarna hijau, padahal hijau bukanlah warna favoritnya. Warna favorit si Motd adalah biru karena mengingatkannya pada langit dan laut. Si Motd ingin dapat selalu memberikan permen berwarna hijau kepada orang itu, seperti hal nya ice cream yang beberapa kali diberikan kepadanya. Tetapi ternyata hal tersebut menjadi sulit untuk dilakukan karena seiring berjalannya waktu pertemanan si motd dengan orang tersebut terhalangi oleh kehadiran monster ceking yang wajahnya selalu saja terlihat cemberut, mungkin cemberut karena baru makan mangga muda.

Mungkin jika secara tidak sengaja membaca tulisan ini orang yang menyukai warna hijau itu hanya akan berkomentar..... "Lebay!".

Friday, July 24, 2009

Para Pencipta Gemerlap

Yuuhuuu..... Saya akan membahas mengenai sesuatu yang berada di balik panggung, yang berkesan simple tetapi pekerjaan berikut ini sangat mempengaruhi sukses tidaknya sebuah performance...

Please...give it up for these guys..! They've succesfully made light sparkling with their hands...!


Ya mereka adalah teman - teman saya, yang juga menjadi panitia pada pagelaran acara Bandung Teduh. Saya kira gemerlap lampu pada stage diatur dengan mesin, tapi ketika mengintip ke backstage... voila! Mereka sedang asik duduk dengan kedua tangan sibuk terus - menerus menekan tombol On-Off lampu...! Dan hal tersebut mereka lakukan sejak penampilan band yang pertama sekitar pukul setengah 2 siang, sampai acara berakhir pada jam 11 malam..!